BANJARNEGARA,konibara.com-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjarnegara terus memantapkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026.
Langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengundang ketua pengurus kabupaten (pengkab) dan pelatih kepala dari masing-masing cabang olahraga untuk menyamakan persepsi terkait target prestasi.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya KONI Banjarnegara dalam memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh cabang olahraga memiliki komitmen yang sama untuk mewujudkan target menembus peringkat tujuh besar pada ajang multi event olahraga empat tahunan tingkat Jawa Tengah itu.
Dalam forum tersebut, setiap pengkab diminta memaparkan perkembangan program latihan, kesiapan atlet, serta proyeksi perolehan medali sesuai potensi yang dimiliki. Selain itu, evaluasi terhadap atlet-atlet utama yang diproyeksikan menjadi penyumbang medali juga menjadi fokus pembahasan.
Ketua KONI Banjarnegara Nurohman Ahong mengatakan, penyamaan persepsi diperlukan agar seluruh cabang olahraga berjalan dalam satu arah dan memiliki target yang jelas.
Menurutnya, pencapaian prestasi tidak hanya bergantung pada kemampuan atlet, tetapi juga pada soliditas komunikasi antara KONI, pengkab, dan tim pelatih.
“Seluruh cabang olahraga harus memiliki semangat dan tujuan yang sama. Melalui pertemuan ini, kami ingin memastikan bahwa target medali yang telah ditetapkan benar-benar menjadi komitmen bersama,” ujarnya.
Selain membahas target medali, KONI juga memantau perkembangan atlet unggulan yang dipersiapkan untuk tampil di Porprov. Monitoring dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik, teknik, mental bertanding, hingga konsistensi program latihan yang dijalankan masing-masing cabang olahraga.
Data hasil pemantauan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan dalam proses pembinaan atlet menjelang pelaksanaan Porprov. Jika ditemukan kendala di lapangan, KONI bersama pengkab dan pelatih akan segera melakukan langkah penanganan agar persiapan atlet tidak terganggu.
Melalui sinergi antara KONI, pengkab, dan jajaran pelatih, Banjarnegara optimistis mampu meningkatkan prestasi olahraga daerah. Kesamaan persepsi, evaluasi yang berkelanjutan, serta penguatan pembinaan diharapkan menjadi modal penting untuk membawa kontingen Banjarnegara mencapai target tujuh besar pada Porprov mendatang.
