Arung jeram BanjarnegaraPelatih Arung Jeram Banjarnegara Kiki Sulistyo saat memberikan arahan pada atlet Arung Jeram dalam pemusatan latihan. (konibara)

Banjarnegara,konibara.com-Tim arung jeram Banjarnegara memanfaatkan karakteristik Sungai Serayu untuk mematangkan kemampuan teknik, fisik, dan mental jelang Porprov XVII Jawa Tengah 2026. KONI Banjarnegara optimistis cabang olahraga ini menjadi salah satu lumbung medali emas.

Target kontingen arung jeram Kabupaten Banjarnegara untuk meraih prestasi terbaik pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 semakin nyata. Tim arung jeram mulai mengintensifkan pemusatan latihan di Sungai Serayu, dengan target utama membawa pulang medali emas sekaligus memperkuat posisi Banjarnegara dalam persaingan antardaerah.

Latihan intensif yang kini dijalani para atlet tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan mengarungi derasnya arus sungai, tetapi juga membangun kekompakan tim, daya tahan fisik, strategi perlombaan, hingga kesiapan mental menghadapi kompetisi yang akan berlangsung di Semarang Raya pada Oktober 2026.

Sungai Serayu dipilih sebagai pusat latihan karena dikenal memiliki karakter arus yang beragam dan menantang, sehingga dinilai mampu memberikan pengalaman yang mendekati kondisi lintasan pertandingan sesungguhnya.

“Latihan ini merupakan bagian dari upaya kami mempersiapkan atlet sebaik mungkin untuk menghadapi Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Target kami jelas, yaitu meraih medali emas. Seluruh atlet menjalani program latihan secara disiplin dengan memanfaatkan karakteristik Sungai Serayu yang sangat mendukung peningkatan kemampuan teknik maupun fisik,” ujar Pelatih Kepala Arung Jeram Banjarnegara, Kiki Sulistyo.

Menurut Kiki, variasi arus Sungai Serayu menjadi modal penting untuk meningkatkan kemampuan adaptasi atlet saat menghadapi berbagai tantangan di arena pertandingan.

Atlet arung jeram jalani pemusatan latihan
Tim Arung Jeram Banjarnegara saat menjalani latihan di Sungai Serayu. (dok.konibara)

Sungai Serayu Jadi Arena Ideal Asah Teknik dan Mental Atlet

Dalam program pemusatan latihan, para atlet menjalani berbagai menu latihan yang dirancang secara bertahap. Selain mengasah teknik pengarungan, mereka juga meningkatkan kekuatan fisik, koordinasi, komunikasi antartim, serta melakukan simulasi perlombaan agar lebih siap menghadapi tekanan kompetisi.

Kiki menjelaskan, latihan yang konsisten menjadi kunci untuk membentuk performa terbaik atlet saat memasuki masa pertandingan nanti.

Dengan kondisi Sungai Serayu yang memiliki karakteristik jeram bervariasi, atlet diharapkan mampu lebih percaya diri menghadapi lintasan yang berbeda ketika berlaga di Porprov XVII Jawa Tengah.

KONI Banjarnegara Optimistis Arung Jeram Jadi Lumbung Medali

Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, menegaskan bahwa cabang olahraga arung jeram merupakan salah satu andalan kontingen Banjarnegara dalam perburuan medali pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026.

Ia optimistis para atlet mampu memberikan hasil terbaik apabila mampu menjaga disiplin latihan dan semangat juang hingga hari pertandingan.

“Arung jeram merupakan salah satu cabang olahraga unggulan Banjarnegara yang kami harapkan mampu menyumbangkan medali emas pada Porprov XVII Jawa Tengah. Karena itu kami memberikan perhatian penuh terhadap proses pembinaan atlet,” kata Ahong.

Sebagai bentuk dukungan, Ahong turun langsung meninjau latihan para atlet di Sungai Serayu. Menurutnya, monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh program pembinaan berjalan sesuai target sekaligus memberikan motivasi kepada para atlet.

“Kami ingin memastikan para atlet berlatih dengan optimal. Dari hasil monitoring, kami melihat semangat mereka luar biasa. Mereka berlatih keras di Sungai Serayu dengan penuh disiplin. Semangat seperti inilah yang harus terus dijaga hingga pelaksanaan Porprov nanti,” ujarnya.

Pembinaan Berkelanjutan Jadi Kunci Prestasi Banjarnegara

Ahong menilai keberhasilan atlet tidak hanya ditentukan saat berlaga di arena pertandingan, tetapi dibangun melalui proses latihan yang panjang, pembinaan yang terarah, serta kolaborasi antara pelatih, atlet, dan organisasi olahraga.

Karena itu, tim pelatih akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan setiap atlet agar performa mereka mencapai puncak ketika Porprov XVII Jawa Tengah digelar pada Oktober mendatang.

Banjarnegara sendiri memiliki modal besar di cabang arung jeram berkat keberadaan Sungai Serayu yang selama ini menjadi pusat pembinaan atlet sekaligus lokasi berbagai kegiatan olahraga arus deras. Potensi alam tersebut menjadi keunggulan kompetitif yang terus dimaksimalkan dalam mencetak atlet berprestasi.

Dengan persiapan yang semakin intensif, tim arung jeram Banjarnegara tidak sekadar membidik partisipasi di Porprov XVII Jawa Tengah 2026, tetapi siap menjadi penantang kuat dalam perebutan medali emas dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *