“Atlet FAJI Banjarnegara yang memperkuat Jawa Tengah meraih dua emas di Kejurnas Arung Jeram Bali 2026. Capaian ini menjadi modal menghadapi Porprov XVII Jateng 2026”.
BANJARNEGARA, KONIBARA.COM — Dua medali emas yang diraih atlet Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Banjarnegara di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram 2026 Bali menjadi suntikan kepercayaan diri menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Membela kontingen Jawa Tengah, atlet Banjarnegara berhasil menjadi yang terbaik pada nomor Sprint Senior Putri R4 dan Head to Head Senior Putri R4.
Kejurnas Arung Jeram 2026 berlangsung di Bali pada 25–28 September 2026. Hasil tersebut menjadi salah satu tolok ukur kesiapan atlet FAJI Banjarnegara sebelum tampil membawa nama daerah pada ajang Porprov Jateng.
Dua Emas dari Nomor Berbeda
Emas pertama diraih melalui nomor Sprint Senior Putri R4. Nomor ini menuntut setiap tim menyelesaikan lintasan dalam waktu secepat mungkin.
Kecepatan start, kemampuan membaca arus, teknik mendayung, serta kekompakan empat anggota tim menjadi faktor penting untuk mencatat waktu terbaik.
Sementara itu, Head to Head Senior Putri R4 memiliki karakter berbeda karena mempertemukan tim secara langsung dalam persaingan di lintasan.
Selain kecepatan, atlet harus mampu menjaga posisi, membaca pergerakan lawan, dan menerapkan strategi secara cepat selama perlombaan.
Atlet FAJI Banjarnegara yang menjadi bagian dari tim Jawa Tengah mampu melewati dua format persaingan tersebut dan mengamankan medali emas.
Persaingan Ketat Jadi Ujian Menuju Porprov
Pelatih Arung Jeram Jawa Tengah sekaligus Kepala Pelatih FAJI Banjarnegara, Kiki Sulistyo, mengatakan dua emas tersebut diraih melalui proses latihan dan perjuangan yang tidak mudah.
“Keberhasilan meraih dua emas dalam kejurnas ini bukan perkara mudah. Para atlet sudah berlatih dan berjuang sekuat tenaga karena persaingannya memang sangat ketat,” kata Kiki.
Menurutnya, kompetisi nasional menjadi kesempatan penting untuk mengukur kemampuan atlet sebelum menghadapi persaingan yang lebih besar di tingkat Jawa Tengah.
“Kami terus berusaha melakukan pembinaan atlet arung jeram di Banjarnegara. Persaingan di tingkat nasional menjadi kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman,” ujarnya.
FAJI Banjarnegara Siapkan Atlet untuk Porprov
Capaian di Bali kini menjadi bagian dari persiapan FAJI Banjarnegara menghadapi Porprov XVII Jateng 2026. Pengalaman menghadapi atlet dari berbagai daerah diharapkan dapat memperkuat mental dan kesiapan teknis para atlet.
Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, mengatakan dua emas tersebut menunjukkan potensi atlet Banjarnegara untuk bersaing di level nasional.
“Dua medali emas ini menjadi bukti bahwa atlet Banjarnegara memiliki potensi untuk berkontribusi dalam persaingan arung jeram tingkat nasional,” kata Nurohman.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi tambahan bagi atlet FAJI Banjarnegara untuk mempertahankan performa dan mengejar prestasi pada Porprov XVII Jateng 2026.
“Kami berharap prestasi ini terus meningkat dan kembali meraih medali emas di Porprov XVII Jateng 2026. Pada saatnya nanti, atlet FAJI Banjarnegara mampu memberikan yang terbaik untuk negeri ini,” ujarnya.
Dua emas dari Kejurnas Arung Jeram Bali 2026 menjadi bekal penting bagi FAJI Banjarnegara untuk melanjutkan pembinaan dan menghadapi target prestasi pada Porprov Jateng 2026.
