SEMARANG, KONIBARA.COM – Kotingen Kabupaten Banjarnegara berhasil menambah koleksi medali emas dalam Porprov Jateng 2026 dari nomor Arung Jeram. Saat ini, Kabupaten Banjarnegara berhasil mengumpulkan 12 medali emas, 5 perak, dan 12 Perunggu.
Meski begitu, peringkat Kabupaten Banjarnegara merosot ke peringkat 8 pada klasemen sementara Porprov Jateng 2026 di Semarang Raya setelah sehari sebelumnya berada di peringkat 6 dengan 11 medali emas.
Sementara dua kabupaten yang berhasil menggeser Banjarnegara, yanki Kabupaten Blora dan Pati yang juga sama-sama mengoleksi 12 medali emas, hanya selisih pada perolehan medali perak dan perunggu.
Sementara kontingen Kota Semarang masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan torehan 48 emas, 32 perak, dan 34 perunggu, disusul Kota Salatiga dengan 18 emas, 11 perak, dan 17 perunggu. Kabupaten Grobogan berada di peringkat 3 dengan raihan 15 emas, 17 perak dan 17 perunggu.
Kota Surakarta sukses masuk empat besar dengan raihan 15 emas, 15 perak, dan 11 perunggu, sedangkan Kabupaten Jepara berada di peringkat ke 5 dengan 13 emas, 2 perak, dan 15 perunggu. Kabupaten Pati berada di peringkat 6 dengan 12 emas, 14 perak, dan 24 perunggu disusul Kabupaten Blora di peringkat 7 dengan raihan 12 emas, 10 perak, dan 11 perunggu.
Sedangkan Kabupaten Cilacap menempel ketat Kabupaten Banjarnegara yang berada di peringkat 8. Kabupaten Cilacap sukses merangkak naik ke peringkat 9 dengan 10 emas, 6 perak, dan 12 perunggu.
Ketua KONI Banjarnegara Nurohman Ahong mengatakan, saat ini persaingan perolehan medali semakin ketat, sebab semua cabor sudah mulai bertanding dan memasuki babak krusial, sehingga persaingan akan semakin ketat hingga akhir gelaran Porprov Jateng pada 31 Oktober mendatang.
“Tentu saja kami masih terus berjuang untuk dapat meraih 30 medali emas sesuai dengan target yang sudah ditetapkan. Untuk itu, kami meminta para pengurus KONI Banjarnegara terjun langsung ke venue dan mendampingi serta memberikan support dan semangat atlet yang bertanding,” katanya.