Banjarnegara, Konibara.com-Memeringati 1 ABAD Persaudaraan Setia Hati terate (PSHT), warga PSHT Banjarnegara memiliki cara yang berbeda, mereka justru larut dalma alunan sholawat bersama Habib Mucsin Al Kaff dan Habib Muhammad Jawad Al Habsyi.
Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan tenis indoor Banjarnegara ini dihadiri oleh ribuan warga PSHT dari seluruh penjuru Banjarnegara serta beberapa perwakilan warga PSHT kabupaten sekitar.
Ribuan warga maupun siswa PSHT Banjarnegara dengan mengenakan seragam kebesaran perguruan tumpah dan membaur bersama dengan lantunan baik-baik sholawat bersama dengan Habib Muchsin Al Kaff dan Habib Muhammad Jawad Al Habsyi pada Sabtu (24/9/2022) malam.
Tak hanya itu, sebelum lantunan sholawat dikumandangkan, sejumlah pendekar senior PSHT juga memperagakan beberapa jurus pencak silat, meski sudah tidak muda lagi, mereka masih tetap kokoh dan trampil dalam memainkan jurus yang menjadi identitas perguruan bela diri khas Indonesia ini.
PSHT bersholawat bersama dengan Habib Muchin Al Kaff dan Habib Muhammad Jawad Al Habsyi ini dilakukan dalam ranga peringatan 100 tahun PSHT. Lantunan sholawat membuat ribuan warga PSHT larut dalam kebersamaan.


Warga trap II PSHT Banjarnegara yang juga ketua KONI Banjarnegara Nurohman Ahong mengatakan, kegiatan ini merupakan satu upaya PSHT Banjarnegara dalam memperingati satu abad PSHT.
“Kami sangat rindu bersholawat, dan ini sungguh luar biasa, PSHT Banjarnegara melakukan sholawat bersama dalam peringatan 1 abad PSHT, semoga dengan lantunan sholawat ini kita semua diberi keberkahan dan rahmat dari Allah SWT. Semoga selalu diberi kesehatan dan segala penyakit diangkat oleh Allah SWT, semoga PSHT selalu jaya ” ujarnya.
Menurutnya, momentum ini juga menjadikan seluruh warga PSHT Banjarnegara untuk lebih mempererat tali persaudaraannya, bahkan sejumlah warga larut dalam lantunan sholawat bersama dengan Habib Muchin Al Kaff.
“Kalau sudah sholawat bersama, rasa capek jadi hilang karena hati merasa senang, hal ini kami rasakan betul, begitu juga dengan warga lainnya, kita bisa melihat ada senyum bahagia dari warga yang hadir dalam kegiatan ini,” katanya.
Ketua PSHT Banjarnegara Bayu Mahendra mengatakan, lantunan sholawat warga PSHT bersama Habib Muchin ini merupakan satu ungkapan rasa syukur warga PSHT yang saat ini sudah memasuki usia 100 tahun. Sebuah perjalanan panjang dalam perguruan bela diri di tanah air.
Dalam kegiatan ini, seluruh warga juga melakukan doa bersama untuk arwah para guru dan leluhur serta pendiri PSHT yang sudah kembali ke pangkuan sang kuasa. Usia 1 abad merupakan satu bukti bahwa PSHT merupakan satu peruruan bela diri yang masih mengakar dicintai masyarakat.
“Sebagai warga PSHT, tentu ini adalah ungkapan rasa syukur, satu cara yang kami lakukan bersama dengan warga PSHT Banjarnegara ini adalah dengan menggelar sholawat bersama,” katanya.
Dikatakanya, sholawat bersama ini merupakan satu kegiatan positif, kami juga berdoa dan meminta pada sang pencipta agar bangsa ini dijauhkan dari balak, bencana, selalu diberi rezeki, keberkahan dan keluarga sakinah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *