BANJARNEGARA, KONIBARA.COM – Persaingan klasemen sementara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 semakin sengit menjelang berakhirnya kompetisi. Sejumlah kontingen masih berpeluang mengubah posisi, termasuk Kabupaten Banjarnegara yang kini menempati peringkat kesembilan dengan koleksi 23 medali emas.
Hingga pembaruan klasemen terakhir, Banjarnegara masih bertahan di jajaran 10 besar. Namun, posisinya belum sepenuhnya aman karena Kabupaten Semarang dan sejumlah daerah lainnya masih berpeluang menambah perolehan medali dari pertandingan yang tersisa.
Kota Semarang masih mendominasi klasemen dengan raihan 144 emas, 99 perak, dan 95 perunggu. Posisi kedua ditempati Kota Surakarta dengan 65 emas, 59 perak, dan 59 perunggu.
Sementara itu, perebutan posisi ketiga hingga kelima juga berlangsung ketat. Kabupaten Pati berada di peringkat ketiga dengan 35 emas, 37 perak, dan 43 perunggu. Disusul Kota Salatiga di posisi keempat dengan 34 emas, 31 perak, dan 52 perunggu.
Kabupaten Grobogan melengkapi lima besar dengan koleksi 33 emas, 33 perak, dan 50 perunggu.
Banjarnegara Masih Berpeluang Tembus 8 Besar
Di papan tengah, Kabupaten Blora menempati peringkat keenam dengan 28 emas, 27 perak, dan 36 perunggu. Banyumas berada di posisi ketujuh dengan 26 emas, 46 perak, dan 56 perunggu.
Tepat di bawahnya, Kabupaten Jepara menempati peringkat kedelapan dengan raihan 26 emas, 22 perak, dan 41 perunggu.
Adapun Banjarnegara berada di posisi kesembilan dengan 23 emas, 16 perak, dan 25 perunggu. Sementara Kabupaten Semarang menempati peringkat kesepuluh dengan 22 emas, 22 perak, dan 26 perunggu.
Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, mengatakan peluang Banjarnegara untuk memperbaiki posisi masih terbuka. Kontingen Banjarnegara masih memiliki atlet yang bertanding di sejumlah cabang olahraga.
Namun, persaingan mempertahankan posisi 10 besar juga tidak mudah. Kabupaten Kudus yang berada di peringkat ke-11 terus membayangi dengan 20 emas, 19 perak, dan 38 perunggu.
Ancaman berikutnya datang dari Kabupaten Kendal di posisi ke-12 dengan 19 emas, 31 perak, dan 51 perunggu. Sementara Kabupaten Cilacap berada di peringkat ke-13 dengan 19 emas, 24 perak, dan 30 perunggu.
Sejumlah Final Jadi Penentu Klasemen Akhir
Peluang perubahan peringkat masih terbuka karena beberapa cabang olahraga belum menuntaskan seluruh pertandingan. Sejumlah cabor, di antaranya renang, bola basket, dan tenis meja, masih dijadwalkan menggelar pertandingan final.
Hasil pertandingan tersebut berpotensi menambah koleksi medali masing-masing daerah sekaligus mengubah susunan klasemen sementara.
Banjarnegara berpeluang merangsek ke posisi kedelapan apabila mampu menambah medali emas dari pertandingan yang tersisa. Meski demikian, persaingan dengan daerah lain membuat setiap hasil pertandingan menjadi sangat menentukan.
Kabupaten Semarang yang berada tepat di bawah Banjarnegara juga masih berpeluang memperbaiki perolehan medali. Begitu pula Kabupaten Kudus, Kendal, dan Cilacap yang terus berupaya memperkecil jarak dengan kontingen di atasnya.
Cilacap bahkan memiliki peluang memperbaiki posisi setelah mengoleksi 19 medali emas, jumlah yang sama dengan Kendal. Saat ini Kendal masih unggul dalam perolehan medali perak dengan 31 keping, sedangkan Cilacap mengoleksi 24 perak.
Dengan masih tersisanya sejumlah pertandingan, persaingan papan tengah hingga perebutan posisi 10 besar Porprov Jateng 2026 dipastikan berlangsung ketat.
Bagi Banjarnegara, pertandingan terakhir menjadi kesempatan penting untuk memperbesar koleksi medali sekaligus memperbaiki posisi di klasemen akhir. Apakah Banjarnegara mampu menembus delapan besar atau justru harus bekerja keras mempertahankan posisi 10 besar? Hasil pertandingan tersisa akan menjadi penentunya.