Ketua KONI BanjarnegaraKetua KONI Banjarnegara saat memimpin rapat terbatas terkait program dan target Banjarnegara di ajang Porprov XVII Jateng 2026.

Banjarnegara, Konibara.com-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarnegara sudah mematok target 10 besar dengan bidikan masuk 7 besar pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026.

Untuk itu, mengawali tahun 2026, pengurus KONI Banjarnegara menggelar rapat terbatas pada, Selasa (6/1/2026). Dimana rapat terbatas ini difokuskan pada program dan langkah KONI Banjarnegara menuju Porprov XVII Jateng 2026 yang akan digelar di Semarang Raya.

Ketua KONI Banjarnegara Nurohman Ahong mengatakan, rapat internal ini dilakukan untuk menyiapkan program dari masing-masing bidang, hal ini menjadi penting untuk menggali dan menganalisa program yang akan dibahas bersama seluruh pengurus KONI Banjarnegara ke depan.

“Jadi hari ini kita rapat terbatas, tujuannya membahas program dan langkah sebelum hasil rapat ini kita bahas bersama dalam rapat pleno seluruh pengurus KONI Banjarnegara untuk menjadikan keputusan bersama,” katanya.

Dari hasil tersebut, tentu akan menjadi acuan dan program yang dilaksanakan KONI Banjarnegara untuk mencapai target medali pada Porprov XVII Jateng 2026.

Menurutnya, pembahasan ini menjadi penting karena menyangkut menyangkut langkah dari masing-masing cabang olahraga, termasuk melakukan pemetaan kekuatan atlet Banjarnegara yang sudah mendapatkan tiket lolos Porprov.

“Intinya, rapat ini membahas apa yang akan kita lakukan, dan hasil rapat ini akan menjadi program serta acuan bagi KONI Banjarnegara dalam mencapai target,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada Porprov XVI Jateng 2023, KONI Banjarnegara berhasil meraih peringkat 9 dengan 29 medali emas, jumlah perolehan medali emas tersebut sama dengan yang diraih Kabupaten Banyumas yang berada di peringkat 8, hanya saja, Banjarnegara kalah dalam selisih medali perak dan perunggu.

Dikatakannya, dalam proses ini, KONI Banjarnegara juga harus melihat realita dan rekam jejak atlet yang lolos Porprov, termasuk melihat kekuatan calon lawan pada ajang pesta olah raga multi event empat tahunan di Jawa Tengah ini.

“Setelah rapat besar seluruh pengurus KONI, kita juga akan mengajak diskusi dengan Pengkab dan pelatih kepala dari setiap cabang olah raga, tujuannya satu, yakni melihat potensi masing-masing atlet serta calon lawan yang akan dihadapi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *