SEMARANG,konibara.com-Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 di kawasan Semarang Raya. Menyambut ajang olahraga empat tahunan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar penyelenggaraan berjalan sukses.
Hal itu disampaikan saat memimpin rapat koordinasi Panitia Besar Porprov Jateng XVII di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Jumat (24/4/2026).
Menurut Taj Yasin, Porprov kali ini memiliki tantangan tersendiri di tengah berbagai keterbatasan, namun tetap harus disukseskan dengan semangat kebersamaan.
“Porprov ini istimewa. Di tengah berbagai kondisi, kita harus memastikan ajang ini tetap berjalan sukses melalui kolaborasi semua pihak,” ujarnya.
Sebagai Ketua Umum Panitia Besar, ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, pengurus cabang olahraga, hingga dukungan dunia usaha menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan.
Ia menambahkan, kerja sama dengan sektor non-pemerintah selama ini telah berjalan, namun masih perlu diperkuat agar seluruh aspek pelaksanaan dapat berjalan optimal.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi menjadi kekuatan utama untuk memastikan Porprov berlangsung lancar,” katanya.
Selain fokus pada penyelenggaraan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menaruh perhatian pada pembinaan atlet. Porprov diharapkan menjadi ajang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Taj Yasin menegaskan, para atlet merupakan aset daerah yang perlu mendapatkan perhatian, termasuk dalam hal jaminan masa depan.
“Kita ingin atlet tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki masa depan yang jelas dan terjamin,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, menjelaskan bahwa pembiayaan Porprov berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat.
Menurutnya, skema tersebut membuka peluang partisipasi luas dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, untuk turut mendukung sekaligus memanfaatkan momentum promosi.
“Kami membuka ruang bagi semua pihak yang ingin berkontribusi menyukseskan Porprov, termasuk sebagai sarana promosi produk,” jelasnya.
Ia juga mendorong pembentukan tim teknis lintas instansi guna memastikan seluruh aspek penyelenggaraan berjalan efektif dan terkoordinasi.
Porprov XVII Jateng akan digelar di wilayah Semarang Raya yang mencakup Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Salatiga, Grobogan, dan Demak, serta sebagian cabang olahraga di Blora. Ajang ini akan mempertandingkan 59 cabang olahraga dengan total 830 nomor pertandingan.
Diperkirakan, sebanyak 10.528 atlet dan pelatih akan ambil bagian dalam pesta olahraga terbesar di Jawa Tengah tersebut.
Dengan penguatan kolaborasi dan persiapan yang matang, Pemprov Jateng optimistis Porprov 2026 tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang siap berprestasi di level lebih tinggi.
