BANJARNEGARA,KONIBARA.COM – Kontingen Kabupaten Banjarnegara kembali menambah koleksi medali dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Tambahan tiga medali perunggu dari cabang olahraga (cabor) hapkido dan sepak takraw nomor double event putri membuat Banjarnegara kini mengoleksi empat medali perunggu.
Tambahan medali tersebut menjadi bukti perjuangan atlet Banjarnegara dalam bersaing dengan kontingen dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Meski telah mengamankan sejumlah podium, perjuangan belum berakhir karena Banjarnegara masih membidik hasil lebih tinggi untuk memenuhi target masuk tujuh besar klasemen akhir.
Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah memberikan hasil terbaik bagi daerah. Ia menilai capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras dan semangat atlet selama menjalani kompetisi.
Menurutnya, raihan medali perunggu patut disyukuri, tetapi kontingen Banjarnegara tetap harus menjaga semangat untuk meningkatkan prestasi pada pertandingan berikutnya, termasuk mengejar medali emas.
Hapkido dan Sepak Takraw Sumbang Medali
Berdasarkan catatan kontingen, cabang olahraga hapkido menyumbangkan dua medali perunggu melalui atlet putri yang bertanding di nomor berbeda.
Chasey Natania Wijaya meraih perunggu pada nomor Hyung Kelas Senior Individu Putri. Sementara itu, Zahrotus Sita Rahmawati memperoleh medali perunggu pada nomor Daeryun Putri kelas under 51 kilogram.
Dari cabang sepak takraw, Banjarnegara juga menambah medali perunggu melalui nomor double event putri. Hasil ini melengkapi medali perunggu yang sebelumnya diraih tim sepak takraw putri Banjarnegara.
Dengan demikian, cabang sepak takraw telah menyumbangkan dua medali perunggu, sedangkan hapkido menyumbang dua medali perunggu. Total sementara, Banjarnegara mengumpulkan empat medali perunggu dari kedua cabang olahraga tersebut.
Capaian ini menunjukkan kontribusi atlet dari cabang olahraga berbeda dalam memperkuat posisi Banjarnegara pada ajang olahraga tingkat provinsi.
Target Tujuh Besar, Atlet Diminta Terus Berjuang
Chef de Mission kontingen Banjarnegara, Muhammad Ali, menjadi bagian dari jajaran yang mengawal perjuangan atlet selama mengikuti kompetisi Porprov Jateng 2026.
Muhammad Ali yang bertugas sebagai komandan kontingen Banjarnegara berharap hasil yang telah diraih dapat menjadi motivasi bagi atlet dari cabang olahraga lain untuk terus berjuang dan menyumbangkan medali bagi Banjarnegara.
Target masuk tujuh besar menjadi tantangan yang masih harus diperjuangkan kontingen. Untuk mencapainya, kontribusi dari seluruh cabang olahraga menjadi penting, terutama peluang meraih medali emas yang dapat mendongkrak posisi Banjarnegara dalam klasemen.
Dukungan terhadap atlet, kesiapan menghadapi pertandingan, serta kemampuan menjaga konsistensi menjadi faktor penting dalam persaingan yang masih berlangsung.
Bagi Banjarnegara, Porprov Jateng 2026 bukan sekadar ajang mengumpulkan medali, melainkan juga kesempatan menunjukkan perkembangan pembinaan olahraga daerah dan kemampuan atlet lokal bersaing di tingkat provinsi.
Empat medali perunggu yang telah dikumpulkan menjadi modal awal bagi kontingen untuk melanjutkan perjuangan. Kini, harapan tertuju pada cabang-cabang olahraga lain agar mampu memberikan hasil maksimal dan membuka peluang bagi Banjarnegara mencapai target tujuh besar.