KONI Banjarnegara mematangkan persiapan menghadapi Porprov Jateng 2026 dengan memetakan potensi medali dan memperkuat kesiapan atlet, cabor, serta pelatih untuk mengejar target tujuh besar.KONI Banjarnegara mematangkan persiapan menghadapi Porprov Jateng 2026 dengan memetakan potensi medali dan memperkuat kesiapan atlet, cabor, serta pelatih untuk mengejar target tujuh besar. (konibara)

BANJARNEGARA,konibara.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjarnegara terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Kontingen Banjarnegara memasang target menembus tujuh besar klasemen perolehan medali.

Menjelang pelaksanaan kompetisi tingkat Jawa Tengah tersebut, persiapan tidak hanya diarahkan kepada atlet. KONI juga melakukan pematangan kesiapan cabang olahraga (cabor), pelatih, hingga kebutuhan teknis kontingen.

Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, mengatakan evaluasi menjadi bagian penting dalam menentukan langkah menuju Porprov. Potensi perolehan medali dari masing-masing cabor terus dipetakan agar persiapan dapat dilakukan secara lebih terarah.

“Target kami masuk tujuh besar. Untuk mencapai itu tentu tidak cukup hanya mengandalkan semangat. Harus ada persiapan yang terukur, evaluasi, serta dukungan dari semua pihak,” ujar Nurohman.

Menurutnya, setiap cabor memiliki karakteristik dan kebutuhan pembinaan yang berbeda. Karena itu, KONI memberikan perhatian terhadap kesiapan masing-masing cabor, termasuk nomor pertandingan yang berpotensi menyumbangkan medali.

Atlet Diminta Fokus dan Konsisten

Selain aspek teknis, kesiapan fisik dan mental atlet menjadi perhatian. Atlet didorong menjaga konsistensi latihan serta memanfaatkan berbagai agenda kejuaraan sebagai sarana mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding.

Persiapan tersebut dinilai penting karena Porprov Jateng akan mempertemukan atlet-atlet dari berbagai kabupaten dan kota dengan persaingan yang ketat di setiap cabang olahraga. Mengingat pelaksanaan Porprov Jateng tinggal 28 hari lagi.

“Yang terpenting atlet harus fokus dan disiplin menjalani program latihan. Kami berharap seluruh persiapan yang dilakukan bisa berujung pada peningkatan prestasi saat pertandingan,” katanya.

Target tujuh besar yang dipatok KONI Banjarnegara menjadi sasaran yang harus diterjemahkan melalui persiapan konkret. Evaluasi performa atlet, pemetaan peluang medali, kesiapan pelatih, hingga dukungan terhadap cabor menjadi bagian dari proses tersebut.

KONI Banjarnegara juga menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pengurus cabor, pelatih, atlet, orang tua, hingga masyarakat.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Banjarnegara akan membawa kontingen ke Porprov Jateng 2026 dengan sasaran meningkatkan capaian prestasi sekaligus memperkuat posisi daerah dalam persaingan olahraga tingkat Jawa Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *