KONI Saat melakukan verifikasi atletKONI Banjarnegara saat melakukan verifikasi atlet untuk memantapkan target medali Porprov XVII Jateng. (dok. KONI)

Banjarnegara, Konibara.com-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjarnegara mulai mengintensifkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memanggil pelatih kepala dan ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) cabang olahraga untuk memetakan kekuatan atlet serta peluang perolehan medali.

Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, mengatakan pemetaan ini menjadi tahapan krusial guna memastikan kesiapan kontingen Banjarnegara yang akan berlaga di Porprov XVII Jateng 2026 yang digelar di wilayah Semarang Raya.

“Pemanggilan pelatih kepala dan ketua Pengkab dilakukan untuk memverifikasi data atlet sekaligus melihat sejauh mana kesiapan cabang olahraga masing-masing. Target kami jelas, Banjarnegara bisa menembus 10 besar, bahkan membidik peringkat tujuh, untuk itu kita mulai panaskan mesin untuk mencapai target tersebut,” ujar Ahong, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, proses verifikasi tersebut tidak hanya berfokus pada jumlah atlet yang lolos, tetapi juga kualitas dan potensi mereka dalam menghadapi persaingan antardaerah. Data ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan strategi KONI Banjarnegara dalam mengejar target medali.

Berdasarkan hasil babak kualifikasi, Banjarnegara telah meloloskan 286 atlet dan 81 pelatih dari 38 cabang olahraga yang siap tampil di Porprov XVII Jateng 2026. Jumlah tersebut berasal dari total 42 cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Banjarnegara.

“Dari seluruh cabang olahraga yang ada, 38 di antaranya berhasil meloloskan atlet. Ini menjadi modal penting bagi Banjarnegara untuk bersaing di Porprov mendatang,” jelasnya.

Dengan kekuatan tersebut, Ahong menegaskan perlunya pemetaan yang lebih detail terhadap atlet-atlet yang memiliki peluang besar meraih medali. Selain kesiapan fisik dan teknik, aspek mental serta kemampuan menghadapi tekanan pertandingan juga menjadi perhatian.

“Semua potensi harus dipetakan secara matang, terutama atlet yang berpeluang menyumbang medali. Verifikasi ini adalah langkah awal agar kontingen Banjarnegara dapat tampil maksimal dan target yang ditetapkan bisa tercapai,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *